Membahas semua info tentang kamera

Mengenal Kode Pada Lensa Kamera DSLR

Artikel terkait : Mengenal Kode Pada Lensa Kamera DSLR

Memilih lensa untuk Kamera DSLR yang sesuai dengan kebutuhan itu cukup mudah. Anda hanya perlu menyesuaikan fitur yang ada pada lensa dengan kebutuhan fotografi yang diinginkan. Untuk mengetahui apa saja fitur dalam lensa tersebut, cukup dengan melihat kode yang tertulis pada lensa. Dari kode tersebut anda dapat melihat semua fitur yang dimiliki lensa.

Namun masalahnya, tidak semua orang dapat mengartikan singkatan-singkatan dan membaca kode lensa tersebut. Apalagi bagi para pemula yang masih awam dengan istilah dalam dunia fotografi. Setiap lensa memiliki kode tersendiri, biasanya akan tercantum panjang Focal Lenght, Bukaan maksimal dan lain-lain. Semua informasi yang dibutuhkan dalam terdapat dalam singkatan kode pada lensa tersebut.

Kode pada lensa Canon
Kode pada lensa Canon

Arti Kode Yang Terdapat Dalam Lensa


  • HSM : Hypersonic Motor. Maksudnya auto fokus cepat dan tidak bersuara. Kode ada pada lensa Sigma.
  • USM : Sama dengan kode diatas, kode ini akan Anda temukan di lensa brand Canon.
  • AF-S : Sama dengan kode diatas, kode ini akan Anda temukan di lensa brand Nikon.
  • SAM : Sama dengan kode diatas, kode ini akan Anda temukan di lensa brand Sony.
  • AF : Lensa Nikon tanpa auto focus atau menggunakan fokus manual.
  • IS : Image Stabilization, memiliki fitur yang dapat meminimalisir getaran saat pengambilan gambar agar tidak blur.
  • VR : Vibration Reduction Kode pada Nikon,fungsinya sama dengan Image Stabilization.
  • OS : Optical Stabilization Kode pada Sigma, fungsinya sama dengan Image Stabilization.
  • VC : Vibration Compensation Kode pada Tamron, fungsinya sama dengan Image Stabilization.
  • EF-S : Kode pada lensa Canon, Menandakan lensa khusus untuk kamera APS-C.
  • DX : Kode pada lensa Nikon, Menandakan lensa khusus untuk kamera APS-C.
  • DT : Kode pada lensa Sony, Menandakan lensa khusus untuk kamera APS-C.
  • DC : Kode pada lensa Sigma, Menandakan lensa khusus untuk kamera APS-C.
  • DG : Kode lensa Sigma yang menandakan lensa ini bisa untuk kamera Full frame dan APS-C

Cara Membaca Kode Lensa Canon

Canon EF-S 18-55 mm f/3.5-5.6 IS
Ini berarti lensa buatan Canon dan dikhusus kan untuk kamera dengan sensor APS-C (EF-S). Lensa ini memiliki panjang focal antara 18-55mm dengan bukaan Aperture antara F/3.5-5.6. Selain itu terdapat kode IS diakhirnya, ini menandakan lensa ini dapat meredam getaran saat pengambilan gambar untuk menghasilkan foto yang lebih baik dan tidak blur.

Canon EF-S 17-55mm f/2.8 IS USM
Cara membacanya sama dengan contoh pertama, namun pada lensa ini dapat dilihat jika bukaan Aperture hanya tertulis 1 saja yaitu F/2.8. Jika kode ini terdapat pada lensa, itu artinya ini termasuk kedalam kategori lensa dengan Aperture tetap atau fix dan hanya menggunakan bukaan Aperture F/2.8. Di ujung kode lensa tersebut juga terdapat tambahan  kode
Cara Membaca Kode Lensa Nikon

Kode pada lensa Nikon
Kode pada lensa Nikon

Cara Membaca Kode Pada Lensa Nikon

AF-S Nikkor 24mm 1:1,4G ED
Terlihat bahwa ini adalah lensa Nikon (Nikkor = Nikon) yang memiliki panjang focal 24mm serta memiliki aperture minimum f/1.4.  kode AF-S menandakan fitur auto focus yang dilengkapi Silent Wave Motor sehingga tidak berisik, tanpa ring aperture (G) dan menggunakan gelas dengan dispersi sangat rendah (ED). Huruf N besar disamping kanan berarti ia menggunakan Nano Crystal Coat.

Memang masing-masing pabrikan membuat istilah mereka sendiri untuk kode lensanya. Dengan memahami kode-kode yang terdapat dalam lensa diharapkan akan mempermudah anda dalam mencari lensa yang anda butuhkan. Semog bermanfaat !.

Artikel TipeKamera.com Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Copyright © 2018 TipeKamera.com | Design by Bamz